3
209

Apa Saja Objek PPh Pasal 4 Ayat 2/PPh Final?




Apa Saja Objek PPh Pasal 4 ayat 2 atau sering dikenal juga dengan istilah PPh final? Sebelumnya, bagi yang baru belajar pajak, apa sih definisi dari pajak final ini?

PPh Pasal 4 ayat 2 adalah salah satu cara pelunasan pajak dalam tahun berjalan melalui pemotongan/pemungutan dan/atau penyetoran sendiri pajak yang bersifat final atas penghasilan tertentu yang diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Baca lagi definisi tersebut di atas, PPh Pasal 4 ayat 2 dapat di setor sendiri loo…tidak melulu hanya melalui pemotongan pihak ketiga.¬†

What it’s mean?



Jika misalnya terdapat perusahaan jasa konstruksi (PT Toha) yang menurut ketentuan perpajakan terutang PPh Pasal 4 ayat 2 sebesar 3%, perusahaan tersebut menagih jasa konstruksi kepada rekanan perusahaan lain (PT Tomy).

Saat pembayaran, PT Tomy sudah memotong PPh final jasa konstruksi sebesar 2%, maka PT Toha diwajibkan menyetor sendiri kekurangannya sebesar 1%.

Apa Saja Objek PPh Pasal 4 ayat 2?

  1. Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu
  2. Sewa tanah dan/ atau bangunan.
  3. Pengalihan hak atas tanah dan/ atau bangunan.
  4. Jasa Konstruksi
  5. Penjualan saham di Bursa Efek
  6. Penghasilan Bunga/ Diskonto Obligasi Negara, Surat Perbendaharaan Negara (SPN) maupun Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)
  7. Deviden yang dibagikan kepada OP
  8. Bunga Simpanan Koperasi yang dibayarkan kepada anggota koperasi orang pribadi
  9. Pendapatan bunga deposito dan tabungan serta Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
  10. Hadiah Undian
  11. Penjualan saham milik Modal Ventura

 Objek PPh Pasal 4 ayat (2)

apa saja objek pph pasal 4 ayat 2

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

error: Content is protected !!